Wedding Organizer Bogor

Mau Nikah? Bikin Dulu Sertifikat Layak Kawin

Eh tahu nggak si guys kalo mulai tahun ini, sebelum kita menikah. Calon pengantin harus sudah memiliki sertifikat layak kawin.

Kalo kamu termasuk orang yang nggak mau ribet pasti bertanya-tanya ya, buat apa sih sertifikat ini. Penting nggak sih? Ribet nggak bikinnya? Apa aja syaratnya? Nambahin kerjaan aja ya he…he…

Jadi sertifikat layak kawin adalah pengecekan kesehatan dan kejiwaan kita sebagai calon pengantin. Nah, jika kita lolos tes kesehatan dan konseling makan kita berhak mendapatkan sertifikat ini.

Oh iya, keharusan untuk memiliki sertifikat layak kawin ini baru di wajibkan untuk pemerintahan DKI Jakarta. Tapi tidak menutup kemungkinan, hal ini di terapkan pada daerah-daerah lainnya.

sertifikat layak kawin

Dimana Tes Kesehatan Dilakukan?

Tes kesehatan dan konseling untuk mendapatkan sertifikat layak kawin ini bisa kamu lakukan di fasilitas kesehatan pemerintah.

Seperti puskesmas, rumah sakit atau laboraturium pemerintah atau swasta. Tapi jangan lupa ya untuk minta surat pengantar dari kelurahan.

Lalu wajib kah tes ini dilakukan? Yup, tes ini wajib dilakukan. Oh iya BTW hal ini juga sudah diatur oleh peraturan Gubernur provinsi DKI Jakarta.

Dengan nomor 185 tahun 2017. Yaitu tentang pemeriksaan kesehatan dan konseling bagi calon pengantin.

Testnya apa saja?

Oh iya, detail untuk tes kesehatan untuk mendapatkan sertifikat layak kawin ini cukup beragamnya.

Mulai dari tes darah, HIV, Hemogoblin, Leukosit dan hepatitis. Tes ini wajib dilakukan oleh kedua calon mempelai.

Sedangkan untuk calon mempelai wanita selain melakukan tes diatas. Mempelai wanita juga wajib untuk di imunisasi TT (tetanus toxoid).

Jika lolos semua tes diatas, tentunya kamu akan mendapatkan sertifikat ini. Tapi jika salah satu mempelai ada yang tidak lolos test kesehatan di atas. Dan di vonis tidak sehat dan harus memerlukan tindakan medis lebih lanjut.

Maka calon pengantin akan mendapatkan surat rujukan untuk mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan seperti puskemas atau rumah sakit.

Jika sudah sembuh, barulah sertifikat layak kawin diberikan. Jadi, ada baiknya kamu menjaga kesehatan sebelum melaksanakan pernikahan.

Manfaat Sertifikat Layak Kawin ini apa sih?

Di satu sisi, test untuk mendapatkan sertifikat ini sangat bagus untuk calon mempelai. Karena hal ini dapat mendeteksi apakah pasangan kita memiliki penyakit menular seperti HIV, penyakit kelamin atau penyakit menular lainnya.

Sedangkan konseling kejiwaan atau psikolog juga akan sangat baik untuk mengetahui karakter pasangan. Pada sesi konseling biasanya akan mendapatkan informasi tentang cara mengelola emosi ketika sudah menikah nanti.

Untuk jangka panjang sih, aku menilai tes kesehatan dan tes kejiwaan sangat bagus ya untuk pembekalan kita sebelum nikah.

Sebab, emosi kita setelah nikah pasti berubah. Apalagi untuk pasangan baru, pasti agak kaget. Karakter asli pasangan kita bener-bener keliatan. Maklum pengalaman pribadi he..he..

Tapi bagi sebagian orang kebijakan ini juga di nilai mempersulit dan menambah pengeluaran saja. Dari beberapa instansi peraturan pemerintah ini juga menuai kritikan.

Kita lihat saja hasil penerapannya di lapangan. Apakah cukup membantu calon mempelai atau malah membuat “ribet” calon pengantin.

Jika sertifikat layak kawin sudah ditangan, jangan lupa segera mempersiapkan acara pernikahan kamu ya.

Tapi kalo kamu nggak mau ribet ngurus acara pernikahan kamu, langsung aja hubungi Happy Wedding Organizer.

Biar kita yang handle semua persiapan untuk acara wedding kamu. Oh iya, kita juga punya paket honeymoon loh.

Jadi setelah beres acara pernikahan kamu bisa langsung membuat memori honey moon di tempat yang kamu impikan.

ALAMAT

Jl. Cikerti No.103, RT.002/RW.006,
Padasuka, Ciomas, Bogor
Jawa Barat 16610
Phone: 0857-7764-1319
Website: happyweddingorganizer.com
Email: info@happyweddingorganizer.com

Info

Silahkan hubungi kami untuk konsultasi acara pernikahan.

CS Happy Wedding Organizer
Send via WhatsApp